Di setiap pagi yang masih basah embun
Kau datang membawa matahari
bukan di tangan
tapi di dalam tutur yang menumbuhkan arti
Langkahmu pelan, namun pasti
Menyusuri ruang penuh tanya
Tempat mimpi-mimpi kecil
Belajar menemukan sayapnya
Kau bukan sekadar pengajar
Kau penjaga api pengetahuan
yang tak pernah padam
Meski malam paling panjang datang
Dalam sabarmu, kami belajar bertahan
Dalam tegasmu, kami belajar arah perjalanan
Dalam kasihmu, kami mengerti
bahwa ilmu lahir dari ketulusan hati
Guru,
Engkaulah taman tempat kami bertumbuh
Jembatan yang mengantar kami
pada masa depan yang tak pernah kami duga
Terima kasih
Karena dari matamu kami belajar melihat dunia
dengan lebih terang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar